Titrasi coulometrik Karl-Fischer adalah metode klasik untuk menentukan kadar air dalam jumlah kecil pada sampel dalam analisis kimia kuantitatif. Metode ini ditemukan oleh ahli kimia Jerman Karl Fischer pada tahun 1935. Metode ini didasarkan pada prinsip reaksi redoks antara iodin dan sulfur dioksida dengan adanya air. Air berpartisipasi dalam reaksi sebagai reaktan dalam oksidasi sulfur dioksida oleh iodin. Kadar air sampel dapat diketahui secara akurat dengan menentukan jumlah iodin yang dikonsumsi dalam reaksi tersebut. Konsumsi iodin berbanding lurus dengan kadar air. Alat pengukur kadar air minyak RDKF-106D berhasil menggunakan metode ini. Instrumen ini dilengkapi dengan sirkuit kontrol otomatis canggih, dengan mikroprosesor tertanam 32-bit sebagai inti kontrol pusat dan terintegrasi dengan sistem operasi mini. Hal ini membuatnya sangat andal dan mudah digunakan, menunjukkan keunggulan seperti kecepatan analisis yang cepat, pengoperasian yang nyaman, akurasi pengukuran yang tinggi, dan tingkat otomatisasi yang substansial. Oleh karena itu, alat ini banyak digunakan dalam penentuan kadar air dalam jumlah kecil di berbagai bidang, seperti perminyakan, industri kimia, tenaga listrik, perkeretaapian, pestisida, obat-obatan, dan perlindungan lingkungan.
CIRI
1. Perangkat ini menggunakan mikroprosesor tertanam 32-bit sebagai inti kendali utama, dilengkapi dengan sistem operasi mini, dan memiliki kinerja yang stabil.
2. Mendukung deteksi otomatis 0-400mA dengan presisi tinggi, respons cepat, dan stabilitas yang andal.
3. Mainboard ini menggunakan komponen SMD berkualitas tinggi dengan integrasi tinggi, pengoperasian mudah, dan masa pakai sangat lama.
4. Alat pengukur kelembaban oli ini memiliki empat rumus perhitungan untuk secara otomatis mengkonversi hasil pengukuran ke dalam satuan yang dibutuhkan dan mendukung pertukaran antar satuan.
5. Dilengkapi dengan layar sentuh berwarna ekstra besar dan keyboard digital lengkap untuk menyederhanakan pengoperasian dan perhitungan data dengan cepat dan nyaman.
6. Fitur ini menyediakan fungsi analisis kurva grafik untuk membantu menganalisis tren perubahan kadar air.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai peralatan pengujian oli, silakan klik di sini. More.
Untuk meminta penawaran harga terbaru, silakan klik di sini. Hubungi Kami.
FAQ (Pertanyaan Umum)
T: Bagaimana cara mengukur kadar air dalam minyak?
A: Untuk mengukur kadar air dalam minyak, sampel ditempatkan di atas pelat pemanas bersuhu tinggi (sekitar 160°C). Keberadaan air bebas dan air teremulsi diidentifikasi dengan mengamati pembentukan gelembung dan suara berderak. Kadar air kemudian ditentukan berdasarkan intensitas dan sifat suara ledakan tersebut.
T: Berapa kadar kelembapan yang diperbolehkan dalam minyak?
A: Kadar uap air dalam refrigeran harus di bawah 50 PPM, sedangkan kadar uap air maksimum yang diperbolehkan dalam oli adalah di bawah 300 PPM.
T: Apa satuan kelembaban dalam minyak?
A: Satuan yang digunakan untuk mengukur kadar air dalam minyak adalah *aw* (aktivitas air) atau Saturasi Relatif (% RS). Istilah-istilah ini merujuk pada jumlah air yang terlarut dalam minyak dan tingkat kelarutan air maksimum pada suhu tertentu.





